Hakikat dan Fungsi Ilmu Pengetahuan Alam
Hakikat Ilmu Pengetahuan Alam
Menurut pendapat dari Nash,
L.K. dalam bukunya ‘The Nature of Natural Science’. Ia mengatakan bahwa
IPA itu dipandang sebagai suatu cara atau metode untuk dapat mengamati sesuatu,
dalam hal ini adalah dunia. Cara memandang IPA bersifat analitis, ia melihat
sesuatu secara lengkap dan cermat serta dihubungkannya dengan objek yang
diamati itu. IPA dipandang sebagai suatu pola pikir logis dan seragam. Lalu apa
dan bagaimana pola pikir logis dan seragam itu yang tak lain adalah metode
ilmiah.
Sebuah buku karangan J.D. Bernal yang berjudul ‘Science in History’. Di dalam isi buku tersebut, Bernal menyarankan untuk dapat memahami sains atau IPA haruslah melalui pemahaman dari berbagai segi atau aspek dari IPA itu. Ia menonjolkan adanya lima aspek yaitu IPA dapat dipandang:
Sebuah buku karangan J.D. Bernal yang berjudul ‘Science in History’. Di dalam isi buku tersebut, Bernal menyarankan untuk dapat memahami sains atau IPA haruslah melalui pemahaman dari berbagai segi atau aspek dari IPA itu. Ia menonjolkan adanya lima aspek yaitu IPA dapat dipandang:
- Sebagai suatu institusi,
- Sebagai suatu metode,
- Sebagai suatu kumpulan pengetahuan,
- Sebagai suatu faktor utama dalam memelihara dan mengembangkan produksi,
- Sebagai salah satu faktor utama yang mempengaruhi kepercayaan dan sikap manusia terhadap alam semesta.
Sidney Morgenbesser dalam buku yang berjudul ‘Philosophy of Science Today’
membahas tentang ‘The Nature and Aims of Science’ yang dikarang oleh
Ernest Nagel. Menurut Nagel, IPA dapat dilihat dari tiga aspek. Secara singkat
ketiga aspek itu adalah sebagai berikut:
- Aspek tujuan, IPA adalah sebagai alat untuk menguasai alam, dan untuk memberikan sumbangan kepada kesejahteraan umat manusia.
- IPA dapat dilihat sebagai suatu pengetahuan yang sistematik dan tangguh dalam arti merupakan suatu hasil atau kesimpulan yang didapat dari berbagai peristiwa.
- Aspek ketiga adalah bahwa sains dapat dilihat sebagai suatu metode.
Ada satu buku lagi yang juga
menjawab pertanyaan “what is science?”, yaitu yang berjudul ‘UNESCO
Handbook for Science Teachers’ yang diterbitkan oleh UNESCO Paris. Dalam
buku tersebut dijelaskan bahwa “Science is what scientists do”,
maksudnya, pertama adalah mengumpulkan pengetahuan ilmiah sehingga menjadi ‘body
of scientific knowledge’ dan yang kedua adalah suatu proses untuk
mendapatkan ‘scientific knowledge’ itu.
Fungsi Ilmu Pengetahuan Alam
Untuk mengenal apa IPA itu, kita juga dapat
menjelaskan melalui segi fungsinya. Dari berbagai pustaka dapat dirangkum bahwa
fungsi IPA itu ada lima, yaitu untuk:
A. Membangun pola berpikir
Dapat kita simak dari fakta
sejarah, bagaimana IPA terbagun dari pola berpikir manusia yang berkembang dari
zaman ke zaman. Di sisi lain, IPA itu sendiri juga dapat membangun pola
berpikir manusia dengan ciri-ciri khusus.
B. Menjelaskan adanya hubungan antara berbagai gejala alam
B. Menjelaskan adanya hubungan antara berbagai gejala alam
Dalam menjelaskan sesuatu,
IPA mempunyai ciri-ciri yang khusus, yaitu :
- Analitis, artinya lengkap mendeskripsikan semua bagian dari objek penelitiannya, serta hubungan antara satu bagian dengan bagian lainnya.
- Logis, artinya dapat diterima oleh akal.
- Sistematis, artinya disusun secara logis dan sistematis sehingga tampak jelas tata urutan serta hubungan satu dengan yang lain dan jelas pula bahwa tidak ada kebenaran ilmu pengetahuan yang bertumpang tindih dalam arti berlawanan satu dengan yang lain.
- Kausatif, maksudnya IPA menjelaskan mengapa segala gejala alam itu terjadi.
- Kuantitatif, yang meliputi tiga arti:
- Kesimpulan yang diuji kebenarannya melalui statistika,
- Penjelasannya disertai dengan angka-angka dengan besaran hasil pengukuran atau dengan rumusan-rumusan matematika,
- Kuantitatif dalam artiannya yang tak langsung menyatakan kecermatan pengukuran.
Menurut Carl Hempel ada dua
tujuan IPA dalam menjelaskan berbagai gejala alam ini, yaitu:
- Untuk hal yang bersifat praktis, maksudnya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia.
- Untuk memenuhi hasrat ingin tahu.
C. Meramalkan
Peramalan dari IPA ini adalah
peramalan yang didasarkan atas adanya konsistensi atau keteraturan dari
gejala-gejala alam. Kunci pokok dari sesuatu yang dapat digunakan untuk
meramalkan itu adalah adanya keteraturan yang konsisten.
D. Menguasai atau mengontrol alam guna kesejahteraan manusia
Dengan IPA orang bisa
mengolah sumber daya alam. Orang juga dapat mendirikan industri-industri untuk
menghasilkan barang-barang bagi kesejahteraan manusia. Dengan IPA orang dapat
mempermudah hubungan komunikasi maupun transportasi. Dengan IPA orang dapat
mencegah atau menghindari malapetaka akibat gejala alam.
E. Melestarikan berbagai gejala alam
Suatu gejala alam mungkin
sekali tak terulang kejadiannya sehingga IPA dalam hal ini selaku kumpulan
pengetahuan yang logis dan sistematis secara tak langsung merekam gejala-gejala
alam, misalnya kehadiran komet, pergeseran benua, perubahan flora dan fauna.
Sumber: Dari Dosen komputer saya
Komentar
Posting Komentar