SERAT OPTIK
Serat optik (fiber optic) adalah suatu pemandu
gelombang cahaya (light wave guide) yang berupa suatu kabel tembus
pandang (transparant), yang mana pemampang dari kabel tersebut
terdiri dari dua bagian, yaitu : bagian tengah yang disebut “Core” dan
bagian luar yang disebut “Cladding”. Cladding pada serat
optik membungkus atau mengelilingi Core. Adapun bentuk pemampang
dari core dapat bermacam-macang, antara lain : pipih, segi tiga, segi
empat, segi banyak atau berbentuk lingkaran,Bentuk pemampang core serat optik (fiber optic) ada
yang berbentuk ellips dan adapula yang berbentuk lingkaran. Dalam kehidupan
sehari–hari kita mengenal adanya dua tipe dasar kabel serat optik (fiber
optic) yang digunakan dalam kebutuhan telekomunikasi, kedua serat optik (fiber
optik) tersebut dilihat dari ukuran diameter core-nya, yaitu : mode
tunggal (single mode/mono mode) dan mode jamak (multi mode). Kedua
kabel serat optik (fiber optic) tersebut banyak sekali perbedaan-
perbedaannya. Dimana kabel serat optik (fiber optic) jenis single
mode ini sangat atau lebih mahal harganya bila dibandingkan dengan kabel
serat optik (fiber optic) jenis multi mode, tetapi kabel serat
optik jenis single mode ini pengunaannya atau fungsinya lebih
efektif dibanding dengan jenis kabel serat optik (fiber optic) multi mode.
Apabila ditinjau dari distribusi indeks bias core, kabel serat optik (fiber
optic) dibedakan menjadi dua jenis, yaitu : step index dan graded
index.
|
Bit Rate
|
Jarak Repeater
Multi Mode
|
Jarak Repeater
Single Mode
|
|
140
|
30
|
50
|
|
280
|
20
|
35
|
|
420
|
15
|
33
|
|
565
|
10
|
31
|
Gambar 2.3. Peristiwa pemantulan dan pembiasan pada bidang batas antara dua medium optis Dalam hal sinar datang dari medium optis lebih rapat ke medium optis kurang rapat, apabila sudut datangnya semakin besar maka pada suatu saat sudut biasnya akan sama dengan 900, dan mulai saat itu tidak ada lagi sinar yang dibiaskan. Keadaan pemantulan semua sinar datang ini disebut dengan pemantulan sempurna dan sudut datang yang menghasilkan sudut bias sebesar 900 disebut sudut kritis. Untuk serat optik (fiber optic), indeks bias core lebih besar dari indeks bias cladding. Sinar-sinar yang akan dipandu oleh serat optik (fiber optic) harus dimasukan ke dalam core serat optik (fiber optic) melalui ujungnya, dengan cara diusahakan sinar tersebut datangsetegak lurus mungkin terhadap pemampang core serat optik (fiber optic), agar sinar tersebut masuk ke dalam core kemudian datang ke cladding dengan sudut datang sebesar mungkin sehingga sinar tersebut datang dari core ke cladding dengan sudut datang yang lebih besarv dari sudut kritisnya, yang mana akan menghasilkan pemantulan sempurna pada bidang batas core cladding. Sinar pantul ini akan berjalan menyeberangi core menuju cladding yang ada diseberangnya dengan sudut datang yang relative sama dengan sudut datang yang pertama tadi, yang mana besarnya lebih besar dari sudut kritis. Akibatnya sinar ini akan dipantulkan kembali masuk ke dalam core, menyeberangi core, menuju cladding diseberangnya, dipantulkan lagi demikian seterusnya sehingga sinar tersebut praktis tidak pernah ada yang dibiaskan keluar dari serat optik (fiber optic), dan bisa dikatakan semua cahaya yang dimasukan ke dalam serat optik (fiber optic) tersebut dariujung yang satu akan dikeluarkan lagi pada ujung yang lain tanpa ada yang bocor.Untuk serat optik (fiber optic) jenis step index, jalannya sinar adalah patah-patah dan sedangkan untuk jenis grade index, jalannya sinar adalah tidak patah-patah melainkan berbentuk garis lengkung.
Komentar
Posting Komentar