Langsung ke konten utama

RESUME BUKU PSIKOTERAPI PERSPEKTIF ISLAM DAN PSIKOLOGI KONTEMPORER


RESUME BUKU PSIKOTERAPI PERSPEKTIF ISLAM DAN PSIKOLOGI KONTEMPORER
Iin Tri Rahayu
Nama   : Abdul Chafidh
NIM    : D91216039
Kelas   : B
IDENTITAS BUKU
1.      Judul Buku      : Psikoterapi Perspektif Islam dan Psikologi Kontemporer
2.      Penulis            : Iin Tri Rahayu
3.      Penerbit           : UIN Malang Press
4.      Cetakan           : Pertama Juni 2009
5.      Jumlah Hal      : 304 halaman
A.    Asal Usul Manusia
Proses kejadian manusia yang digambarkan oleh al-Quran. Istilah nuthfah fan alaqah dapat dimengerti lebih tepat setelah ilmu kimia dan genetika berkembang pesat.
Al-qur’an menjelaskan proses kejadian manusia dalam surat al-Mu’minun 12-16: “Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari suatu saripaati (berasal) dari tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (Rahim).

Tahapan-tahapan kejadian manusia:
1.      Manusia pertama (Adam)
2.      Manusia kedua (siti hawa)
3.      Manusia ketiga (semua keturunan Adam dan Hawa)
B.     Hakikat Manusia
Menurut kandungan ayat-ayat al-Quran manusia itu pada hakikatnya adalah makhluk yang utuh dan sempurna, yaitu sebagai makhluk biologis, pribadi, sosial, dan makhluk religius.
1.      Sebagai Makhluk Biologis
Menurut konsep psikologi, manusia sebagai makhluk biologis memiliki potensi dasar yang menentukan kepribadian manusia berupa insting.
2.      Sebagai Makhluk Pribadi
Manusia sebagai makhluk pribadi mempunyai memiliki ciri-ciri kepribadian pokok sebagai berikut:
a.       Memiliki potensi akal untuk berpikir
b.      Memiliki keasadarn diri
c.       Memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan dan bertanggung jawab
3.      Sebagai makhluk sosial
Sebagai makhluk social al-qur’an menerangkan bahwa sekalipun manusia memiliki potensi fitrah yang selalu menuntut kepada aktualisasi iman dan takwa, namun manusia tidak terbebas dari pengaruh lingkungan atau merupakan agen positif yang tergantung pada pengaruh lingkungan terutama pada usia anak-anak.
4.      Sebagai Makhluk religius
Sebagai makhluk religius manusia lahir sudah membawa fitrah, yaitu potensi nilai-nilai keimanan dan nilai-nilai kebenaran hakiki.
C.    Potensi Manusia
Didalam diri manusia terdapat sifat-sifat positifnya yaitu: manusia adalah wakil (khalifah) Allah Swt di muka bumi, diantara seluruh ciptaan, manusia memilikinkemapuan yang paling tinggi untuk mendapatkan pengetahuan atau ilmu, fitrah manusia itu sedemikian rupa sehingga secara intuisi manusia tahu bahwa hanya ada satu Allah Swt.
D.    Kepribadian dalam Perspektif Psikologi
Didalam literatur-literatur psikologi pada umumnya para ahli berpendapat bahwa penentu perilaku utama manusia dan corak kepribadian adalah keadaan jasmani, kualitas kejiwaan, dan situasi lingkungan.
1.      Psikologi Fungsionalisme
Aliran ini mempelajari apa yang terjadi dalam suatu aktivitas psikologis, tujuan, dan fungsi dari suatu proses mental. William James dan Jhon Dewey mendirikan aliran fungsionalisme.
2.      Psikoanalisis
Menurut teori Freud, sumber utama konflik dan gangguan mental terletak pada ketidak sadaran ini. Dalam pandangan Freud, sebagian besar perilaku manusia diatur oleh insting. Dorongan insting disebabkan oleh kebutuhan fisik yang memotivasi orang untuk memuaskannya sehingga proses fisik tersebut dapat mencapai keseimbangan.
3.      Psikologi Perilaku (Behavior)
Aliran ini mengemukakan bahwa objek psikologi hanyalah perilaku yang kelihatan nyata. Edward Chase Tolman (1886-1959) mengatakan bahwa tingkah laku secara keseluruhan disebut sebagai tingkah laku molar ini terdiri dari tingkah laku-tingkah laku yang lebih kecil yang disebut tingkah laku molecular. Asas-asas dalam terori ini ada tiga yaitu: Classical Condtioning, law of effect, operant conditioning.
4.      Psikologi Gestalt
Menurut aliran Gestalt yang utama bukanlah elemen tetapi keseluruhan. Kesadaran jiwa manusia tidak mungkin dianalisis ke dalam elemen-elemen. Gejala kejiwaan harus dipelajari sebagai suatu keseluruhan atau totalitas.
5.      Psikologi Humanistik
Aliran ini memfokuskan telaah kualitas-kualitas insani. Yakni kemampuan khusus manusia yang ada pada manusia, seperti kemampuan abstraksi, aktualisasi diri, makna hidup, perkembangan diri, dan rasa estetika. Aliran ini juga memandang manusia sebagai makhluk yang memilliki otoritas atas kehidupannya sendiri.
6.      Psikologi Transpersonal
Psikologi transpersonal mengkaji tentang potensi tertinggi yang dimiliki manusia dan melakukan penggalian, pemahaman, perwujudan, dari kesatuan, spiritualitas, serta kesadaran transdensi.
E.     Konsep Kepribadian dalam Islam
Kepribadian adalah kumpulan ciri-ciri perilaku, tindakan, perasaan yang disadari maupun tidak disadari, pemikiran dan konsepsi akal. Di dalam al-qur’an menginformsikan bahwa manusia memiliki tiga aspek pembentuk totalitas yang secara tegas dapat dibedakan, namun secara pasti tidak dapat dipisahkan. Ketiga spek itu adalah jismiyah (fiki, biologi), nafsiyah (psikis, psikologis), dan ruhaniyah (spiritual, trandental). Kepribadian dalam psikologi islam adalah integritas system qalbu, akal, dan nafsu manusia yag menimbulkan tingkah laku (Hartati N dkk, 2004). Manusia dalam konsepsi kepribadian islam merupakan makhluk mulia yang memiliki struktur kompleks.
Manusia adalah mandataris Allah di dunia yang di tuntut untuk berkepribadian baik sesuai dengan amanah yang dititipkan padanya. Ruh membutuhkan agama dan eksisitensinya sangat tergantung pada kualitas keberagamannya.
F.     Gangguan Jiwa dalam Persfektif Psikologi
Pada masyarakat awam gangguan kejiwaan sering diasosiasikan dengan perbuatan atau pikiran yang aneh dan perlu dijauhi, sehingga penderitanya seringkali dikucilkan bahkan di musuhi. Dalam pandangan akademis gangguan jiwa sangat bervariasi pengertiannya yaitu, penyimpangan dari standar kultural atau social, ketidak mampuan menyesuaikan diri, menyimpang secara statistic. Sedangkan menurut kaum awan gangguan jiwa merupakan perilaku yang yang abnormal dan selalu kacau, gangguan mental dikarenakan stigma keturunan, saudara kegilaan, pasien mental berbahaya dan tidak dapat disembuhkan, penderita gangguan mental tidak terhormat, dan lain sebagainya.
Keabnormalan tersebut tidak disebabkan oleh sakit atau rusaknya bagian-bagian anggota badan meskipun kadang-kadang gejalanya terlihat dengan fisik. Pada dasarnya keabnormalan itu dapat dibagi atas dua golongan yaitu: gangguan jiwa neurose, dan sakit jiwa psychose. Orang yang terkena  neurose masih mengetahui dan merasakan kesukarannya, sebaliknya psychose tidak. Ciri utama neurose ditandai dengan:
1.      Wawasan yang tidak lengkap mengenai sifat-sifat dari kesukaran
2.      Konflik
3.      Reaksi kecemasan
4.      Kerusakan parsial atau sebagian dari kepribadiannnya
5.      Seringkali disertai fobia, gangguan pencernaan, dan tingkah laku obsesif-kompulsif.
Adapun contoh dari neurose adalah sebagai berikut:
1.      Neurasthenia
Adalah penyakit yang membuat penderitanya merasa payah. Orang yang diserangnya akan merasa seluruh badan letih, tidak bersemangat, lekas merasa payah walaupun sedikit tenaga yang dikeluarkan. Pendrita juga merasa tidak enak, sebentar-sebentar ingin marah, menggerutu dan sebagainya.
2.      Hysteria
Gangguan ini terjadi akibat ketidakmampuan sesorang dalam menghadapi tekanan dan kegelisahan. Termasuk gejala-gejala fisik seperti, lumpuh hysteria, cram hysteria, kejang hysteria, mutism (hilang kesanggupan berbicara)
3.      Psychasthenia
Gangguan jiwa yang bersifat paksaan, yang berarti kurangnya kemampuan jiwa untuk tetap dalam integrase yang normal, seperti phobia, obsesi, kompulsi.
G.    Gangguan jiwa dalam perspektif islam
1.      Bakhil
Kikir yaitu keengganan atau ketidaksediaan untuk memebrikan sebagian hartanya kepada pihak-pihak lain yang membutuhkan, seperti fakir miskin, kepentingan umum, kegiatan-kegiatan social dan agama.
2.      Aniaya
Adalah perbuatan yang melanggar hukum dan keadilan serta menimbulkan kerugian pada diri sendiri dan orang lain serta menimbulkan kerusakan terhadap lingkungannya.
3.      Dengki
Artinya tidak senang melihat orang lain memperoleh keberuntungan dan kebajikan.
4.      Ujub (riya)
Ujub artinya membesar-besarkan perbuatan baik diri sendiri dan perasan puas karenanya, dengan perasaan bahwa dirinya lebih unggul dari orang lain, bahkan menyatakan bahwa dirinya telah bebas dari seluruh keburukan dan kesalahan.
H.    Kecemasan dalam perspektif Islam
Pada dasarnya kecemasan dan ketakutan biasa merasuki manusia, baik secara individual maupun komunal, sejak mereka memiliki kesadaran, kecuali orang-orang yang dikasihi Allah dan diberi nikmat keimanan. Kecemasan psikologis akan terus meningkat seiring dengan pesatnyakemajuan peradaban material serta jauhnya manusia dari pemahaman dan pengamalan ajaran-ajaran Allah Swt.
Kecemasan merupakan bagian dari kehidupan manusia, kecemasan sering muncul, pada orang yang dianggap normal, meskipun kecemasan merupakan simtom semua psikopatologi terutama yang neuritik. Hejala fisik yang menyertainya meliputi peningkatan detak jantung, perubahan pernafasan, keluar keringat, gemetar, lemah dan lelah, gejala psikisnya meliputi perasaan akan adanya bahaya, kurang tenaga, perasaan khawatir dan tegang.
Adanya kecemasan dalam diri individu ternyata dapat menimbulkan reaksi-reaksi tertentu, dan masing-masing individu akan memberikan reaksi yang berbeda satu sama lain. Adanya kecemasan maka satu atau lebih organ-organ dalam tubuh akan meningkat fungsinya, sehingga dapat menimbulkan peningkatan jumlah asam lambung selama kecemasan, atau meningkatnya detak jantung dalam memompa darah.
I.       Stress
Stress adalah proses tekanan internal maupun ekternal serta kondisi bermasalah lainnya dalam kehidupan, stress merupakan suatu keadaan tertekan baik itu secara fisik maupun psikologis. Stress bersuumber dari frustasi dan konflik yang dialami individu yang dapat berasal dari berbagai bidang kehidupan manusia.
Dalam hal hambatan, ada beberapa macam hambatan yang biasanya dihadapi oleh individu seperti: hambatan fisik, hambatan social, hambatan pribadi. Ada dua macam stress yang dihadapi individu, yaitu stress non ego envolved yaitu tidak sampai mengancam kebutuhan dasar, stress ego envolved yaitu yang mengancam kebutuhan dasar serta integritas kepribadian seseorang.
Determinan strategi mengatasi stress
Secara umun stress dapat diatasi dengan melakukan transaksi dengan lingkungan (perilaku coping) dimana hubungan transaksi ini merupakan suatu proses yang dinamis. Beberapa ahli menyimpulkan bahwa pada dasarnya coping itu merupakan:
1.      Respon tingkah laku atau pikiran terhadap situasi stress
2.      Dengan menggunakan sumber dalam dirinya maupun lingkungan
3.      Yang dilakukan secara sadar
4.      Bertujuan untuk meningkatkan perkembangan individu, seperti pengembangan control pribadi individu.
J.      Depresi
Depresi biasanya terjadi saat stress yang dialami oleh seseorang tidak kunjung reda dan depresi yang dialami berkorelasi dengan kejadian dramatis yang baru saja teradi atau menimpa seseorang. Penyebabnya adalah deprsei bisa dilihat darii factor biologis misalnya karena sakit, pengaruh hormonal, depresi pasca melahirkan, penurunan berat yang drastis dan factor psikososial misalnya konflik individual atau interpersonal seperti masalah eksistensi, kepribadian, dan keluarga.
K.    Pengertian Psikoterapi
Istilah psikoterapi mempunyai pengertian cukup banyak dan kabur, terutama karena istilah tersebut digunakan dalam berbagai bidang seperti psikiatri, psikologi, bimbingan dan penyuluhan, kerja social, pendidikan dan ilmu agama. Secara harfiah psikoerapi berasal dari kata psycho yang berarti jiwa dan therapy berarti penyembuhan.
L.     Tujuan psikoterapi
psikoterapi bertujuan secara umum untuk menghilangkan perilaku yang tidak sesuai dan mempelajari perilaku yang efektif. Pendekatan Gestalt merumuskan tujuannya yaitu agar seseorang lebih menyadari kehidupannya dan bertanggung jawab terhadap arah kehidupan seseorang atau untuk membantu klien memperoleh pemahaman mmengenai pengelamannya.
M.   Macam-macam terapi
Terapi memiliki banyak macam seperti di bawah ini
1.      Penyembuhan sportif
a.       Memperkuat banteng pertahanan (harga diri atau kepribadian)
b.      Memperluas mekanisme pengarahan dan pengendalian emosi atau kepribadian
c.       Pengembalian pada penyesuaian diri yang seimbang
2.      Penyembuhan reduktif
a.       Penyesuaian kembali
b.      Perubahan atau modifikassi sasaran hidup
c.       Menghidupkan potensi kreatif
3.      Penyembuhan rekonstruktif
a.       Psikoanalisis
b.      Pendekatan transaksional
N.    Tahap-tahap psikoterapi
1.      Wawancara awal
2.      Proses terapi
3.      Pengertian ke tindakan
4.      Mengakhiri terapi
O.    Psikoterapi islam
Yang kedua yaitu sholat seperti sholat diwaktu malam, menurut Ancok (2004) ada empat aspek terapiutik yang terdapat dalam sholat yaitu: aspek olahraga, aspek meditasi, aspek auto sugesti, dan aspek kebersamaan. Yang ketiga yaitu bergaul dengan orang yang shaleh karena bergaul dengan orang yang shalih mampu mengintegrasikan dirinya dalam dimensi kehidupan, yang keempat yaitu berpuasa karena puasa dapat menyembuhkan gangguan jiwa, puasa membentuk sifat qana’ah, membentuk ketahanan rohani, menguatkan kemauan, puasa mengantar sikap hidup takwa, puasa mengurangi tekanan jiwa, puasa memupuk silodaritas, puasa meningkatkan pengendalian diri, puasa meningkatkan kesehatan empsional, puasa melatih kesabaran, puasa meneladani sifat-sifat Allah.
P.     Mental yang Sehat
Orang yang disebut memiliki mental tidak sehat ialah orang yang meski pun secara potensial memiliki kemampuan, tetapi tidak punya keinginan dan usaha untuk mengaktualisasikan potensinya itu secara optimal.
1.      Kematangan emosional
2.      Kemampuan menerima realitas
3.      Hidup bersama dan bekerja sama dengan orang lain
4.      Memiliki filsafat atau pandangan hidup
Q.    Pribadi yang Sehat dan Tidak Sehat
Pribadi yang sehat adalah pribadi yang mampu mengatur dirinya sendiri dalam hal ranah kehidupan di dunia sedangan pribadi tidak sehat tidak mampu mengatur diri dalam hubungannya dengan diri sendiri dan juga lingkungan.
Ayat-ayat al-qur’an menerangkan pada QS. Al-qashash, 28:77 tentang pribadi yang tidak mampu mengatur diri dalam hubungannya dengan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan, juga dalam QS. Al-baqarah, 2:201 menerangkan pribadi yang tidak mampu mengatur diri dalam hubungannnya dengan Allah SWT.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silabus dan RPP aqidah akhlak kelas 4 semester 2

    SILABUS   Nama Sekolah                    : SDI Al-Chusnaini Mata Pelajaran                 : Akidah-Akhlak Kelas/Semester                  : IV (empat) / I I (genap) Standar Kompetensi         : 5. Memahami kalimat thayyibah (assalaamu’alaikum) dan Al-Asma al-Husna (As Salaam, Al Mukmin dan Al Latiif) Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar 1 2 3 4 5 6 7 5.1.    Mengenal Allah melalui kalimat thayyibah assalaamu’alaikum §   Pengertian...

Matematika Termodinamika

Download Mat. Termodinamika

Materi Fisika Universitas

Materi Tingkat Universitas dapat anda download dibawah ini Fisika Dasar 1(M.Satiawan) (Bhs.Indonesia) Fisika Dasar 2(Optik)(Bahasa Indonesia) Fisika kuantum   (Bhs Indonesia) Download juga Fisika Fluida disini Download Matematika Untuk Termodinamika disini Download Suhu dan Kalor disini